SANGGAU - Puncak acara penutupan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi ke - XXII Tahun 2026 di Rumah Betang Raya Dori' Mpulor, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas berlangsung meriah dan sukses (Kamis, 9 Juli 2026).

Di balik kemeriahan malam penutupan budaya akbar tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau berhasil memastikan kelancaran arus transportasi dengan mengurai kepadatan lalu lintas kendaraan yang memadati area acara. Acara penutupan yang diisi dengan pengumuman juara umum, penampilan seni budaya, serta hiburan rakyat ini menyedot antusiasme ribuan masyarakat dari berbagai Kecamatan, bahkan datang dari Kabupaten/Kota lainnya.

Tingginya mobilitas warga serta tamu undangan sempat memicu potensi penumpukan kendaraan di ruas jalan utama dari arah Pontianak ke Sanggau dan atau sebaliknya. Untuk mengantisipasi kemacetan total, Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau langsung turun ke lapangan untuk melakukan langkah taktis diterapkan melalui rakayasa lalu lintas, pembukaan kantung -kantung parkir baru serta penyiagaan personel di sejumlah titik rawan persimpangan. 

Petugas secara sigap mengarahkan kendaraan pengunjung agar tertib dan mengatur alur keluar masuk kendaraan VIP maupun masyarakat umum. Selain pengaturan kendaraan, petugas Dishub Sanggau juga menghimbau para pengendara untuk mengurangi kecepatan mengingat tingginya aktivitas pejalan kaki di sekitar gerbang Rumah Betang Raya Dori' Mpulor.

Langkah antisipatif ini membuahkan hasil, dimana arus kendaraan dari dan menuju lokasi perhelatan dapat berjalan mengalir tanpa hambatan berarti hingga seluruh rangkaian acara selesai. Keberhasilan penanganan arus kendaraan ini mendapat apresiasi dari panitia pelaksana serta masyarakat luas. Koordinasi yang solid antar instansi terkait membuktikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, sekaligus mendukung penuh pelestarian budaya Dayak yang "Lestari dan Bermartabat", serta untuk Sanggau Maju, Berkeadilan, dan Berkelanjutan.



(ARF / Adm Dhb)