Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2018

Ramp Check

122

Dinas Perhubungan mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2018 pada tanggal 09 Mei 2018 di Kantor Dinas Perhubungan. Acara rapat di dibuka dengan  kata sambutan yang disampaikan oleh Kasi Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau dengan menyampaikan terima kasih kepada para undangan yang berkenan menghadiri rapat. Pihak terkait yang hadir dalam rapat tersebut yaitu; Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Sanggau, Kasi Angkutan dan Terminal Dishub Sanggau, Kasat Lantas Polres Sanggau, Kasat Pol PP Sanggau (diwakili), Kadis Perindagkop dan UKM Sanggau (diwakili), Kadis Kominfo Sanggau (diwakili), Ka BNN Sanggau (diwakili), Kabag Ekon Setda Sanggau (diwakili), serta Petugas Terminal se-Kabupaten Sanggau. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau, Drs.Fransiscus Marinus,MM mengatakan Sebagai wujud dukungan perayaan Idul Fitri Tahun 2018 yang nyaman, aman dan selamat maka diperlukan kegiatan Ramp Check gabungan antar instansi terkait. Dinas Perhubungan perlu mengadakan sosialisasi kepada para pemilik kendaraan/ supir angkutan umum untuk segera mengecek dan memperbaiki kondisi fisik kendaraannya agar layak beroperasi. Apabila Sosialisasi tersebut tidak di indahkan hingga kegiatan Ramp Check dilaksanakan maka akan dikenakan sanksi berupa tilang dan kendaraannya dilarang beroperasi. Diadakannya rapat persiapan kendaraan angkutan lebaran ini diharapkan tidak ada calon penumpang yang terlantar dan dengan adanya rapat ini juga diharapkan adanya kekompakan dan kerja sama yang baik antar instansi terkait ketika di lapangan guna mensukseskan kegiatan Ramp Check ini nantinya lanjut Beliau.Kasat Lantas mengatakan tidak hanya kondisi fisik kendaraan saja yang nantinya akan di periksa namun Kondisi Pengendara/supir juga demikian vitalnya, jangan sampai tidak fit atau dalam pengaruh obat-obatan, oleh karena itu perlunya keterlibatan dari Dinas Kesehatan dan BNN. Sedangkan untuk persualan kondisi fisik kendaraan lebih tepatnya diperiksa oleh Dinas Perhubungan dan didampingi pihak kepolisian untuk memerikasa surat menyurat kendaraan dan SIM pengendara. Kasat Lantas kembali menekankan agar mensosialisasikan kepada para pemilik kendaraan angkutan umum/supir untuk segera memperbaiki kondisi fisik kendaraannya melalui petugas terminal untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh kondisi kondisi fisik kendaraan yang tidak layak/ tidak standart. Pihak Pol PP akan mengerahkan personil untuk menertibkan PKL (pedagang kaki lima) untuk tidak berjualan di jalur protokol agar tidak menganggu arus lalu lintas. Khusus persoalan PKL agar Dinas Perindagkop menyurati Camat dan instansi terkait mengenai strategi pencegahan hal tersebut terjadi. Demi keselamatan penumpang pihak Pol PP juga Menghimbau agar tidak ada lagi penumpang yang dengan alasan apapun naik di atas angkutan umum. Dari Kominfo Menyampaikan  bahwa DiskominfoAkan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat/pemilik kendaraan/sopir angkutan umum untuk segera memperbaiki kondisi fisik kendaraannya melalui Radio. Lanjut dari BNN Akan melakukan tes urine saat kegiatan Ramp Check untuk mengetahui apakah Pengendara/supir angkutan umum menggunakan Narkoba atau tidak. Tim Pemantau Inflasi Daerah akan melaksanakan sidak ke pasar modern dan pasar tradisional untuk mengetahui ketersediaan bahan pokok, daging, gas elpiji, dan BBM di SPBU. Rencana pelaksanaannya tanggal 14 Mei di Kecamatan Kapuas, dilanjutkan tanggal 23 di Kecamatan Balai, dan tanggal 6 Juni di Kecamatan Kembayan. Kepala UPTD PKB juga menyampaikan bahwa sudah sering menghimbau kepada para supir/ pemilik kendaraan untuk mengecek dan memperbaiki kondisi fisik kendaraannya agar lulus uji KIR, baik itu saat Ramp Check sebelumnya maupun saat diadakannya uji Kir di kantor UPTD PKB namun kebanyakan supir/pemilik kendaraan tidak mengindahkan himbauan tersebut dengan berbagai alasan. Terakhir dari Kabid Lalu Lintas dan Angkutan, Drs.Agus Suprianto Mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada taxi/angkutan jemput antar ilegal beroperasi saat lonjakan arus mudik lebaran nanti. Untuk meminimalisir hal tersebut, Dinas Perhubungan akan menempatkan beberapa personil di titik-titik dermaga yang ada di Kecamatan Kapuas, seperti Dermaga Erna, Dermaga Meliau dan Dermaga Senggol.Khusus untuk petugas terminal juga diminta stanby dan tegas dalam bertugas mendata angkutan umum yang keluar masuk terminal, jangan sampai ada kendaraan asing/tidak resmi/luar trayek yang sudah ditentukan beroperasi dan  menunggu penumpang di terminal.(pos by.admindishubsgu)

 

Anda mungkin juga berminat Berita Lainnya dari penulis

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.